"""
Minimal Deposit Rp. 20.000 | Cs Yang Ramah & Inspiratif Siap membantu 24 Jam | Proses Depo & WD Dengan Mudah Tanpa Ribet dan Tercepat - Contact www.vipbandarq.com | BBM: 2B71618E

Sabtu, 29 Juli 2017

UNICEF: 2016 adalah tahun terburuk bagi anak-anak Suriah



Anak-anak Suriah mengalami masa yang paling buruk pada 2016 lantaran jumlah bocah yang meninggal dunia pada tahun itu jauh lebih banyak ketimbang tahun-tahun sebelumnya, menurut data UNICEF.

Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang menangani anak-anak itu menyebutkan sedikitnya 625 bocah meninggal dunia pada 2016—meningkat 20% dari 2015. Dari jumlah itu, 255 di antara mereka tutup usia di dalam atau dekat sekolah.

Angka itu semata-mata mencakup jumlah korban yang telah diverifikasi. Artinya, jumlah yang sebenarnya amat mungkin lebih besar.











Selain anak-anak yang meninggal dunia, UNICEF meyakini ada lebih dari 850 anak direkrut untuk bertempur pada 2016, dua kali lipat dari 2015.

Mereka yang direkrut ditempatkan di garis depan, atau dalam kasus ekstrem, dijadikan algojo, pembom bunuh diri, atau sipir penjara.

"Dalamnya penderitaan mereka tak pernah terjadi sebelumnya. Jutaan anak di Suriah diserang setiap hari, hidup mereka dijungkirbalikkan," kata Geert Cappelaere, direktur regional UNICEF untuk kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara, dari Homs, Suriah.










UNICEF memperkirakan enam juta anak bergantung pada bantuan kemanusiaan akibat perang sipil yang pada pekan ini genap berlangsung enam tahun.

Sebanyak 2,3 juta anak telah kabur dari Suriah, namun 2,8 juta lainnya adalah yang paling rentan dan tmasih berada di Suriah. Mereka berada di kawasan yang sulit dijangkau, termasuk 280.000 yang terperangkap di zona perang, kata UNICEF.

"Setiap anak terguncang seumur hidup dengan konsekuensi mengerikan terhadap kesehatan, kesejahteraan, dan masa depan mereka," kata Geert.

Pekan lalu, lembaga Save the Children memperingatkan jutaan anak-anak Suriah berpotensi hidup dalam kondisi stres yang meracuni mereka. Lembaga tersebut khawatir kondisi itu akan berpengaruh seumur hidup tanpa bantuan darurat.

Save the Children juga mengklaim dua-pertiga dari seluruh anak-anak di Suriah setidaknya pernah kehilangan orang tercinta, rumah mereka dibom, atau cedera akibat perang.








KA Hantam Platform Stasiun di Barcelona, 56 Orang Jadi Korban



BARCELONA Kecelakaan kereta api komuter di ujung platform Stasiun Francia, Barcelona, Spanyol, Jumat (28/7/2017), menyebabkan 56 orang terluka.

Puluhan korban luka itu termasuk masinis kereta, yang dilarikan ke rumah sakit.

Melalui informasi yang diunggah badan layanan darurat Kota Barcelona ke linimasa akun Twitter-nya, ada tiga orang yang langsung mendapat penanganan darurat di lokasi kejadian.

Penumpang yang terluka parah mengalami memar pada bagian paru-paru.

Keterangan ini disampaikan Menteri Kesehatan wilayah Catalonia, Toni Comin, kepada wartawan di lokasi kecelakaan.

Sementara itu, seorang warga negara Perancis dan seorang Rumania termasuk di antara mereka yang terluka. Demikian ungkap seorang Jurubicara lembaga perlindungan sipil.

Selebihnya, para korban adalah warga negara Spanyol.

Kereta regional, yang melakukan perjalanan dari Kota Sant Vicenc de Calders yang terletak sekitar 70 kilometer barat daya Barcelona, menghantam platform stasiun pada pukul 7.15 waktu setempat, atau 12.15 WIB.

Kecelakaan terjadi di jam sibuk, di mana stasiun dipadati penumpang yang baru memulai aktivitas di pagi hari.

Kereta yang mengalami kecelakaan ini dijalankan oleh operator Spanyol Renfe.

Pada saat kecelakaan itu, banyak penumpang berdiri di gerbong, hal itulah yang menyebabkan banyaknya korban luka.

"Kami tidak tahu apakah itu bom dan orang-orang mulai berteriak dan sangat ketakutan," kata Lidia Garcia.

Lidia Garcia adalah salah satu penumpang, yang memberikan kesaksiannya seperti dikutip harian Catalan, El Periodico.

"Pada saat benturan, saya merasakan gempa bumi. Orang-orang bergoyang maju-mundur dan bertabrakan satu sama lain," kata Garcia.

"Banyak orang terjerembab, karena sebelumnya mereka berdiri, dan saya melihat beberapa orang dengan luka di kepala dan wajah akibat hantaman saat terjatuh."

Rekaman adegan kecelakaan yang diunggah ke media sosial menunjukkan kaca penutup interior kereta pecah dan hancur.

Sementara, paramedis merawat penumpang yang terluka sambil duduk di peron, sebelum menaikkan ke tandu dan membawanya dengan ambulan.

Kamis, 27 Juli 2017

Linkin Park Tulis Surat Sedih untuk Chester Bennington


 
Linkin Park telah kehilangan vokalis ikonis mereka, Chester Bennington, yang tewas gantung diri pada 20 Juli 2017. Duka mendalam masih dirasakan oleh para personelnya hingga hari ini. Sebuah surat terbuka pun telah dituliskan.

Surat tersebut diunggah melalui media sosial mereka, seperti Facebook dan Instagram. Di Facebook, mereka menuliskannya sebagai sebuah status. Sementara di Instagram, mereka memasukkan surat tersebut ke dalam unggahan gambar
.





Surat tersebut sangat emosional lantaran para personel Linkin Park yang tersisa mengenang kebersamaan mereka dengan Chester Bennington. Mereka bahkan menyampaikan kondisi istri dan keluarga Chester setelah ditinggal sang vokalis itu.

Para personel juga menyampaikan sikap Chester yang sangat simpatik saat masih berada di antara mereka. Bahkan, mereka turut membahas betapa pentingnya lagu-lagu yang dinyanyikan oleh Chester.




Sebelumnya, kita hanya mendengar pernyataan dari Mike Shinoda dan sang pemain bas, Dave Farrell. Kini, seluruh personel terwakili oleh surat terbuka yang mengatasnamakan Linkin Park ini.






Penumpang Bisa 'Berenang' di dalam Kereta Ini, Mau Coba?




Taipei - Berenang di dalam kereta adalah hal yang sulit dibayangkan. Tapi beda dengan kereta metro di Taipei, Taiwan satu ini. Di dalam kereta, penumpang bisa 'berenang'. Suasananya pun dijamin membuat penumpang tidak bosan. Seperti apa ya?

Maksud berenang di dalam kereta ini bukanlah berenang sungguhan. Dilansir CNN, Kamis (27/7/2017), kereta dirancang mirip kolam renang dalam karya 3 Dimensi (3D). Penampakan permukaan air kolam renang terlihat begitu nyata.

Tujuan pembuatan kolam renang di dalam kereta itu untuk menyambut olimpiade antaruniversitas (Universiade) yang bakal berlangsung di Taiwan. Juru Bicara Departemen Pariwisata dan Penerangan Taipei mengatakan karya tersebut sebagai salah satu upaya sosialisasi tentang pentingnya olahraga.

"Banyak orang yang masih jarang melakukan olahraga dalam kehidupan sehari-hari. Kita menggunakan tempat-tempat umum untuk merancang seperti tempat olahraga untuk membawa mereka lebih dekat dengan olahraga," ujar juru bicara itu.




Karya itu terlihat seperti kolam renang sungguhan. Alhasil banyak penumpang yang menjadikan tempat itu sebagi spot foto favorit. Mereka bahkan lengkap menggunakan baju dan kacamata renang.

Seperti yang dilakukan atlet Hsu Tzu-Hsiung di dalam kereta tersebut. Ia menggunakan baju dan pakaian renang lengkap dan bergaya seolah sedang berenang.







Saya menunggu sampai sebagian besar penumpang turun dari kereta untuk mengambil foto-foto. Saya pikir ini adalah kampanye yang menyenangkan untuk meningkatkan kesadaran tentang olahraga secara umum,

Kucing Ini Jadi Pahlawan Selamatkan Hidup 8 Bayi Landak



Moksow- Seekor kucing di Rusia menjadi pahlawan setelah dengan penuh kasih sayang menyusui dan merawat anak-anak landak yang tak memiliki induk.

Seperti yang dilansir BBC pada 25 Juli 2017, 8 anak landak berhasil bertahan hidup di kebun binatang di kota Vladivostok, Rusia, setelah seekor kucing yang baik menjadi ibu pengganti mereka.

Muska, nama kucing yang baik hati itu mengadopsi landak, binatang berbulu runcing itu setelah ibu mereka meninggal dalam kecelakaan.

Menurut petugas di Kebun Binatang Sadoya, hewan yang masih termasuk dalam golongan babi itu telah menolak susu dari alat suntik, botol, dan piring kecil selama dua hari.

Pada malam hari, bayi-bayi landak yang lucu itu diberikan bantalan pemanas untuk merangsang pencernaan mereka. Namun tetap saja tidak membantu.

Saat sedang memikirkan solusinya, tiba-tiba petugas melihat Muska baru saja selesai menyusui sejumlah anak kucing asuh. Petugas kemudian mencoba menawari susu Muska kepada anak-anak landak tersebut.

Anak-anak landak yang yatim dan lapar langsung bereaksi terhadap kehangatan tubuh Muska dan bau susunya. Muska pun segera menyusui 8 bayi landak itu.

Muska memberi makan 8 bayi landak selama lebih dari seminggu dan menghibur mereka di malam hari. Kini bayi-bayi landak tersebut sudah dapat makan sendiri, namun Muska masih mengawasi proses pertumbuhan mereka.

Direktur media Kebun Binatang Sadgorod Alyona Asnovina mengatakan telah terjadi "invasi" landak di Rusia timur dalam tahun ini.

Ini bukan pertama kalinya seekor kucing merawat anak-anak landak tanpa induk di Rusia. Pada tahun 2012, seekor kucing bernama Sonya merawat empat bayi landak dan memberi makan mereka di samping anaknya sendiri.





Aksi penyandang disabilitas di Brasil breakdance menggunakan kursi roda

Aksi penyandang disabilitas di Brasil breakdance menggunakan kursi roda. Pria 43 tahun yang juga mengidap polio ini dijuluki LA oleh masyar...